TRAINING KPM

Para Kader Pemberdayaan Masyarakat Mendapatkan Training Peningkatan Kapasitas

TRAINING JURNALISTIK

Para Pewarta Desa Lagi Peningkatan Kapasitas Jurnalistik Pembangunan Desa

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Bila Pewarta Desa Saling Melatih Diri Pengembangan Media Publikasi

 

Para pewarta desa, yang berasal dari berbagai latarbelakang profesi desa, mulai dari aparat, Sekdes, KPM, dan lainnya, tergabung dalam Jurnalis Pembangunan Desa telah mengikuti pelatihan Jurnalistik Pembangunan Desa yang dilaksanakan di Kantor Desa Tiwu Kecamatan Tiwu, Kab.Kolaka Utara, Selasa 08/04/2026.

Pelatihan yang bertujua meningaktkan kapasitas para pewarta desa di dalam melakukan publikasi Pembangunan desa. Seperti bagaimana mendesaign balihp APBDes, atau poster kampanye Pembangunan dan program desa, membuat berita / news kegiatan-kegiatan di desa.

Hal ini dilakukan dengan dasar hukum, Permendes No.16 tahun 2026 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2026 Bab IV (Publikasi), utamanya Pasal 10 dan 11. Dimana tahun ini kegiatan publikasi pada media maestreamn dan media sosial secara jelas disebutkan wajib bagi desa melakukan publikasi, sekaligus sanksi bagi Pemdes jika tidak melakukannya.

 Menurut Pelatih, SDarampa, bahwa awalnya inistiatif pelatihan khusus KPM bidang media dan informasi desa sudah adalah para pendamping desa kecamatan, dimana dirasa sangat mendesak untuk melakukan publikasi kegiatan pembangunan desa

Korcam TPP Kecamatan Tiwu yang inistif pelatihan ini mengungka[kan, disadari betul bahwa seluruh desaign kegiatan pembangunan desa selama ini sangat minim publikasinya. “Padahal itu sangat penting, bagaimana skenari pembangunan desa yg perencanaannya didesain secara partisipatif tapi selalu luput dari pemberitaan atau publikasinya,” ungkap Korcam TPP Kec Tiwu ini.


PIC Media dan informasi TPP Kolaka Utara SDarampa juga membenarkan kegelisahan korcam TPP Tiwu tersebut di dalam menyebarluaskan seluruh informasi-informasi yang berkaitan dengan Pembangunan des.a

Menurutnya, kegiatan pebangunan desa, baik yang pendanaan dari DD pusat, maupun ADD, memang wajib dilalukan dismenasi informasi, penyebaran luasan informasi dengan cara publikasi hasil kegiatan pembangunan, baik media mainstream maupun media sosial.

“Syukurlah, kegelisahan selama ini soal publikasi mulai terjawab dengan adanya KPM bidang media dan informasi pada setiap desa yang natinya secara terus menerus oleh maing-masing Kades diminta memberitakan seluruh proses pembangunan  di desa,” terangnya.

 Kali ini memang baru KPMMedia dan Informasi se-Kecamatan Tiwu, tapi nantinya akan terus bergulir ke kecamatan lain di Kolaka Utara. (anty)

Internal Meeting KPM se-Kec.Tiwu Pendataan eHDW 2026

Pendataan hasil konvergensi Stunting 2025 untuk kebutuhan aplikasi eHDW 2026 sudah mulai bergerak. DImana kader-kader pemberdayaan masyarakat desa (KPM), telah melakukan pendataan di desanya masing-masing. 

Sebellumnya TPP Kolaka Utara bersama dengan KPM se-Kolut telah melakukan internal meeting berupa zoom untuk memastikan setiap desa mengutus dua orang KPMnya dalam melakukan pendataan di 2026. Berikut data-data yang akan diinput adalah :

1. Remaja Putri 

2. Calon Pengantin 

3. Ibu Hamil

4. Rumah Tangga (Keluarga : Kurang Gizi, Stunting)

5. Lainnya

Meski demikian, tetapi karena pendataan ini sangat teknis, termasuk soal pengimputan dalam aplikasi, dimana kadang Aplikasi eHDW belum stabil, maka KPM dapat meminta TPP (Korcam dan PD) untuk difasilitasi, dapat dilakukan pertemuan / tatap muak.

Seperti yang terjadi dengan Korcam TPP Tiwu dengan melibatkan seluruh KPM dari tujuh desa dalam lingkup Kec.Tiwu, sehingga seluruh permasalahan tentang pendataan dan pengimputan, dapat ddiskusikan. 


"Malah kami melakukan testimoni pada masing-masing KPM, selain untuk mengetahui sejauhmana pemahaman dalam aplikasi baru ini, juga mendiskusikan kendala-kendala teknis pendataan," ungkap Korcam Tiwu, Anty, seraya menambahkan bahwa dengan pertemuan ini akan ditindaklanjuti sesudah puasa Ramadhan pelatihan / OJT. 

Tujuannya untuk merampuingkan seluruh data, dan sedapatnya dilakukan finishing data by aplikasi pada Triwulan I 2026 ini. (anty)